Showing posts with label Atiketl. Show all posts
Showing posts with label Atiketl. Show all posts

Saturday, 14 March 2015

Agar Anak Tidak Menjadi Teroris


Agar Anak Tidak Menjadi Teroris

Betapa hancur hati kedua orangtua, tatkala dikabarkan kepada mereka ternyata anaknya yang selama ini dikenal sebagai anak baik-baik dan pendiam diciduk aparat kepolisian karena terlibat jaringan terorisme. Orangtua yang lain pun shock begitu mendengar anaknya tewas dalam aksi peledakan.
Sementara itu, teman-temannya serasa tidak percaya mendengar berita bahwa anak yang selama ini mereka kenal sebagai anak baik, supel, dan ramah, ternyata terlibat aksi terorisme!!
Demikianlah, betapa menyedihkan. Nyata jaringan terorisme telah berhasil menyeret anak-anak baik dari putra-putra kaum muslimin dalam aksi biadab yang bertentangan dengan agama dan akal sehat tersebut.

Tentunya, kita bertanya-tanya bagaimana anak-anak muslimin bisa terseret jaringan terorisme? Melalui pintu apa terorisme bisa masuk ke alam pikiran mereka sehingga mereka tertarik dan mau mengikutinya?

Pembaca, kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala…
Akar munculnya terorisme adalah dari paham sempalan Khawarij. Suatu paham ekstrem dalam beragama, yang membuahkan sikap merasa benar sendiri, kemudian serampangan dalam memahami dan mengamalkan dalil-dalil syariat, lepas dari bimbingan para ulama, yang berujung pada pengkafiran semua pihak yang bertentangan dengan pendapatnya, termasuk mengkafirkan pemerintah kaum muslimin.

Gerakan terorisme yang pertama kali muncul dalam sejarah Islam adalah di akhir masa Khilafah 'Utsman bin 'Affan radhiyallahu 'anhu, yang diprakarsai oleh seorang Yahudi, Abdullah bin Saba', dengan menampilkan slogan keadilan dan benci kezaliman. Sebagai korban pertama kali adalah sang khalifah Utsman bin 'Affan radhiyallahu 'anhu sendiri! Kemudian semakin gencar pada masa kekhalifahan 'Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu, yang beliau sendiri pun menjadi korban aksi terorisme tersebut. Merekalah kelompok sempalan Khawarij, yang tumbuh menggerogoti dan menghancurkan Islam. Di atas paham mengkafirkan orang-orang yang bertentangan dengan mereka, dan berlanjut menghalalkan darah mereka, terutama pemerintah muslimin, yang telah mereka vonis sebagai pemerintah kafir. Itu semua mereka lakukan atas nama agama.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam jauh-jauh hari telah memberitakan kemunculan kelompok sesat ini, lengkap dengan ciri-ciri dan sifat-sifatnya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
سَيَخْرُجُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ قَوْمٌ أَحْدَاثُ الْأَسْنَانِ سُفَهَاءُ الْأَحْلاَمِ يَقُوْلُوْنَ مِنْ قَوْلِ خَيْرِ الْبَرِيَّةِ، يَقْرَءُوْنَ الْقُرْآنَ لاَ يُجَاوِزُ حَنَاجِرَهُمْ، يَمْرُقُوْنَ مِنَ الدِّينِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ
"Akan keluar di akhir zaman suatu kaum yang muda-muda umurnya, pendek akalnya. Mereka mengatakan ucapan sebaik-baik manusia. Mereka membaca Al-Qur'an, tapi tidak melewati kerongkongan mereka. Mereka melesat (keluar) dari (batas-batas) agama seperti melesatnya anak panah menembus binatang buruannya." (HR. Al-Bukhari no. 3611, 5057, 6930; Muslim no. 1066)
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menyifati mereka sebagai:

هُمْ شَرُّ الْخَلْقِ وَالْخَلِيْقَةِ

"Mereka adalah sejahat-jahat makhluk." (HR. Muslim no. 1067)
Maka apabila pada anak-anak kaum muslimin ada kecenderungan mengkritisi pemerintah muslimin, selalu menentang kebijakan pemerintah muslimin, bahkan berani memvonis kafir terhadap pemerintah muslimin tanpa bimbingan para ulama, maka hati-hati dan waspadalah! Ini merupakan bibit paham takfir (mudah mengkafirkan kaum muslimin), yang merupakan benih awal untuk seseorang berani menghalalkan darah pemerintah muslimin dan siapapun yang mereka anggap membela dan mendukung pemerintah. Ujung-ujungnya, mengantarkan mereka untuk berani melakukan aksi kekerasan yang dilabeli sebelumnya sebagai jihad. Inilah awal mula seseorang terseret dalam aksi terorisme.

Kesalahan fatal berikutnya, yang mengantarkan anak-anak kaum muslimin untuk tertarik dengan gerakan terorisme adalah semangat berjihad yang besar dan kebencian yang besar terhadap orang-orang kafir, namun tidak disertai dengan pemahaman yang benar tentang apa itu jihad, bagaimana aturan Islam tentang masalah jihad, serta orang kafir manakah yang boleh untuk diperangi?
Tidak diragukan lagi, bahwa jihad merupakan puncak Islam yang tertinggi. Orang-orang kafir adalah musuh-musuh Islam yang harus dibenci dan diperangi oleh kaum muslimin. Namun, dalam agama Islam ada aturan dan tuntunan yang harus dipahami dengan benar dan tidak boleh dilanggar. Hal inilah yang tidak dipahami dengan baik oleh mereka yang terlibat dalam aksi terorisme tersebut. Karena memang di antara sifat dan ciri-ciri mereka adalah pendek akalnya dan cupet (Bhs. Jawa: dangkal) cara pandangnya. Tak heran bila aksi terorisme (baca: kebodohan) yang mereka lakukan tersebut merusak citra Islam dan mencemarkan nama baik kaum muslimin, terkhusus lagi nama baik orang-orang yang istiqamah di atas agamanya.

Sebagai contoh, bahwa dalam syariat Islam tidak semua orang kafir boleh dibunuh. Kafir dzimmi, kafir mu'ahad, dan kafir musta'min, dalam Islam jiwanya terlindungi, tidak boleh dibunuh. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ قَتَلَ مُعَاهَدًا لَمْ يَرِحْ رَائِحَةَ الْجَنَّةِ وَإِنَّ رِيْحَهَا لَيُوْجَدُ مِنْ مَسِيْرَةِ أَرْبَعِيْنَ عَامًا
"Barangsiapa membunuh seorang kafir mu'ahad, maka dia tidak akan mencium aroma wangi jannah (surga). (Padahal) sesungguhnya aroma wangi jannah itu didapati (tercium) sejauh perjalanan 40 tahun." (HR. Al-Bukhari no. 3166, 6914, An-Nasa'i no. 4764, Ibnu Majah no. 2736, dan Ahmad 5/36)
Adapun orang kafir yang boleh diperangi dan dibunuh adalah kafir harbi, yaitu orang-orang kafir yang memerangi muslimin, tidak ada antara muslimin dengan mereka perjanjian, dzimmah, tidak pula jaminan keamanan.

Kita perlu waspada pula, apabila seorang mulai kagum dan mengidolakan tokoh-tokoh teroris semacam Usamah bin Laden, Aiman Azh-Zhawahiri, seraya menganggapnya sebagai tokoh ulama besar yang diikuti ucapan dan fatwa-fatwanya. Sebagai contoh, aktor peledakan bom Bali yang bernama Imam Samudra. Dia menganggap tokoh-tokoh teroris panutannya di atas sebagai ulama dan menyejajarkannya dengan para ulama besar Ahlus Sunnah. Padahal, sifat dasar para khawarij, pelaku aksi teror tersebut ,adalah sama sekali lepas dari bimbingan para ulama besar Ahlus Sunnah wal Jama'ah dalam memahami dan mengaplikasikan dalil-dalil syariat.

Lebih rumit lagi, orang-orang yang terlibat dalam jaringan terorisme, ternyata bukanlah orang-orang yang jauh dari agama. Sebaliknya mereka adalah orang yang zhahirnya sangat dekat kepada agama, menampakkan syi'ar-syi'ar Islam dalam penampilan dan pakaian mereka, serta sangat rajin beribadah. Bahkan aksi teror yang mereka lakukan tersebut diyakini dalam rangka memperjuangkan Islam dan merupakan bagian dari ajaran Islam!!

Sikap komitmen terhadap ajaran agama, berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah merupakan sikap yang harus kita jalankan. Tidak boleh bagi kaum muslimin untuk menjauh atau apriori terhadap Islam dan bimbingan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Namun sikap berpegang teguh terhadap agama tersebut harus berdasarkan manhaj (metode pemahaman) yang benar, dengan bimbingan para ulama sejati dari kalangan Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Alhamdulillah, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah meninggalkan umatnya di atas petunjuk yang sangat jelas. Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam menegaskan:

وَايْمُ اللهِ قَدْ تَرَكْتُكُمْ عَلَى مِثْلِ الْبَيْضَاءِ، لَيْلُهَا وَنَهَارُهَا سَوَاءٌ
"Demi Allah, aku tinggalkan kalian di atas (agama) yang terang-benderang. Kondisi malam dan siangnya sama." (HR. Ibnu Majah no. 5. Lihat Ash-Shahihah no. 688)
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam juga telah menggariskan manhaj yang benar dalam memahami dan mengaplikasikan agama ini, yaitu dengan sabda beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam:

فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى اخْتَلاَفًا كَثِيْرًا، فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الْمَهْدِيِّينَ مِنْ بَعْدِي، عَضُّوْا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ
"Sesungguhnya orang yang hidup di antara kalian (sepeninggalku), dia akan mendapati perselisihan yang banyak. Maka wajib atas kalian untuk berpegang dengan sunnah (bimbingan)ku dan sunnah para Khulafa' Rasyidin sepeninggalku. Gigitlah sunnah tersebut dengan gigi geraham kalian." (HR. 
Abu Dawud no. 4607, At-Tirmidzi no. 2676. Lihat Ash-Shahihah no. 937)

Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda tentang jalan yang benar dalam memahami Islam:
مَا أَنَا عَلَيْهِ الْيَوْمَ وَأَصْحَابِي
"Jalan/prinsip yang aku (Rasulullah) berada di atasnya hari ini dan juga para sahabatku." (HR. At-Tirmidzi no. 2641, Ath-Thabarani 1/256. Lihat Ash-Shahihah no. 203, 204)
Jika kita tidak memerhatikan prinsip di atas, akan menyebabkan salah dalam memahami dan mengaplikasikan dalil-dalil agama yang membuahkan sikap ekstrem dan menyimpang dalam beragama.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah mencela sikap ekstrem tersebut dalam sabda beliau:
"Binasalah orang-orang yang ekstrem, binasalah orang-orang yang ekstrem, binasalah orang-orang yang ekstrem." (HR. Muslim no. 2670). Wallahu a'lam.

Dikutip dari http://www.Asysyariah.com diambil dari http://www.assalafy.org Penulis : Redaksi Judul: Agar Anak Tidak Menjadi Teroris
Baca risalah terkait:
1.BOM BUNUH DIRI Dilarang Dalam Islam
2.Rambu-rambu Dalam Beragama Agar Tidak Menyimpang
3.Mengenal Kelompok Pertama yang Menyimpang Dalam Islam
4.Demonstrasi (Unjuk rasa) Laki-laki-Perempuan di Jalan-jalan Merupakan Suatu Penentangan Kepada Pemerintah yang Dilarang Rasulullah
5.Titik Akhir Ahlul Hawa Ahli Bid'ah
6.Kewajiban Taat Kepada Pemerintah

Manfaat air Bagi Tubuh


Melakukan aktivitas fisik di luar ruangan atau suhu yang panas memang bisa membuat kita mudah dehidrasi. Tapi, siapa sangka kalau bekerja seharian di ruangan ber-AC tak membuat kita luput dari risiko kekurangan cairan tubuh.

Kondisi yang sejuk dan nyaman seperti di dalam kantor sering membuat seseorang jarang merasa haus sehingga lebih sedikit minum. Padahal, tubuh orang dewasa memerlukan cairan sekitar 2 liter per hari. Makin tinggi aktivitas fisik dan pengeluaran keringat, jumlah air yang dikonsumsi bisa lebih banyak lagi.

Manfaat air Bagi Tubuh

Saat berada pada suhu yang dingin atau ber-AC, para pekerja sering tidak menyadari adanya pengeluaran air melalui keringat. Di ruangan ber-AC, pengeluaran cairan sebagian besar melalui urine atau saluran pencernaan, sangat sedikit melalui keringat.  

"Tidak adanya refleks haus menyebabkan kurangnya asupan cairan," kata dr. Maya Setyawati, spesialis okupasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dalam acara talkshow yang diadakan oleh Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (PERDOKI) di Jakarta (4/3/15).
JAKARTA, KOMPAS.com — Sebuah laporan terbaru yang ditulis dalam British Medical Journal menjelaskan bahwa tidak ada bukti kalau minum banyak air dapat mencegah beberapa masalah kesehatan dan ancaman dehidrasi.

Bahkan sejumlah ahli kesehatan di Inggris berani mengklaim, anjuran minum delapan gelas air sehari sebagai pepatah yang keliru dan malah justru bisa membahayakan. Menanggapi laporan itu, spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran Jakarta dr. Candra Wibowo, SpPD, menyatakan bahwa klaim tentang kebutuhan air memang bisa menjadi sangat relatif. Namun, menurut dia, anjuran minum air delapan gelas sehari (sekitar 1500-2000 cc) sudah tepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat khususnya di wilayah tropis seperti Indonesia.

"Kalau dikatakan mitos tidak juga. Anjuran minum delapan gelas sehari masih bisa diterima secara keilmiahan," ujarnya, saat ditemui di ruang praktiknya, Senin (18/7/2011). Candra melihat, yang harus digarisbawahi terkait hasil penelitian tersebut adalah  penelitian itu dilakukan di Eropa, bukan di daerah tropis. Seperti diketahui, secara cuaca di negara Eropa jauh lebih dingin dibandingkan Indonesia sehingga wajar jika penelitian tersebut mengklaim anjuran minum delapan gelas air sehari sebagai suatu yang keliru.

"Daerah Eropa mungkin berbeda dengan daerah tropis. Intinya, minum air itu secukupnya," ujarnya.
Lebih lanjut Candra memaparkan, pada dasarnya ginjal dalam setiap tubuh manusia mempunyai otoregulasi (pengaturan  secara otomatis). Jadi, ketika kita haus, kekurangan air, badan akan memberikan feedback negatif ke otak sehingga mendorong kita untuk minum. Begitu pula sebaliknya, kalau kita cukup cairan di dalam badan, kita tidak akan merasa haus. Bahkan, secara otomatis ginjal akan mengeluarkan kelebihan air dalam tubuh melalui urine.

Secara tidak disadari, setiap saat manusia akan kehilangan cairan karena evaporasi (penguapan).  Evaporasi, kata Candra, bisa terjadi ketika orang bernapas, bicara, berkeringat, berkemih (kencing), dan buang air besar sehingga dibutuhkan cairan yang masuk tubuh untuk menggantikannya.
Dia menambahkan, adalah sesuatu yang sangat sederhana untuk mengukur dan mengetahui apakah seseorang sudah cukup atau tidak mengonsumsi air per harinya."Parameternya, kita lihat saja air seninya. Kalau warnanya sudah seperti teh (kuning keruh) kita kurang cairan. Tapi kalau sudah kuning bening, sudah cukup. Enggak perlu minum terlalu banyak," ujarnya.

Kebutuhan cairan setiap orang umumnya berbeda-beda. Menurut Candra, berdasarkan usia, seorang anak membutuhkan lebih banyak cairan dibandingkan orang dewasa dan orangtua. Pada anak-anak kebutuhan air 20-25 cc per kg berat badan per hari, dewasa 15 cc per kg berat badan per hari, sedangkan orang tua 10 cc per kg berat badan per hari.

Candra juga memperingatkan supaya tidak mengonsumsi air minum dalam jumlah yang berlebih. Pasalnya, minum air yang berlebihan bukan membuat ginjal Anda sehat, justru malah akan membuat kerja ginjal menjadi berat. Dalam beberapa penelitian, Candra mengemukakan, kalau kita minum lebih dari 2.810 cc air per hari, dalam konsumsi yang terus-menerus pada akhirnya akan merusak dan menurunkan fungsi ginjal.

"Saya setuju mitos yang mengatakan minum air banyak tidak menyehatkan. Saya selalu mengatakan ke pasien saya, minum banyak itu bisa menurunkan fungsi ginjal karena filtrasinya semakin sering," ujarnya. Salah satu akibat kelebihan asupan air dalam tubuh di antaranya bisa membuat seseorang menjadi tidak sadar karena pembengkakan otak. Hal ini, menurut dia, disebabkan kandungan natrium dalam darah berkurang lantaran lebih banyak air (homeostasis). Namun, hal ini hanya terjadi pada orang-orang yang psikogenik atau mempunyai kelainan ginjal.

"Jadi kalau terlalu banyak minum juga tidak baik. Pada prinsipnya kita tidak boleh makan dan minum yang berlebih. Karena segala sesuatu yang lebih pasti tidak baik," ujarnya. Berkurangnya cairan dalam tubuh tanpa disadari menyebabkan penurunan konsentrasi, kemampuan berpikir, dan kewaspadaan seseorang. Hal ini tentu berpengaruh bagi kualitas kinerja, bahkan keselamat kerja.
Dalam acara tersebut PERDOKI juga meluncurkan buku "Pedoman Kebutuhan Cairan bagi Pekerja agar Tetap Sehat dan Produktif". Dalam buku tersebut dijelaskan anjuran konsumsi air bagi para pekerja sesuai aktivitasnya.

"Melakukan pekerjaan ringan dan berada pada suhu lingkungan yang tidak panas, tubuh membutuhkan paling tidak sebanyak 1,9 liter perhari. Minumlah paling tidak satu gelas air putih setiap setengah jam dalam sehari", katanya. Sementara itu mereka yang bekerja dalam iklam cukup panas, dianjurkan untuk minum segelas air (150-200 ml) setiap 15-20 menit. Lingkungan kerja yang panas atau jenis pekerjaan berat membutuhkan air minum 2,8 liter perhari.

Data badan Pusat Statistik Februari 2014 menyebutkan, Indonesia saat ini memiliki pekerja lebih dari 118 juta orang, sekitar 70 persen bekerja di industri kecil menengah atau sektor informal. "Sebagian besar diantaranya memiliki tingkat pendidikan yang rendah, sehingga belum banyak yang memiliki pengetahuan mengenai fungsi dan kebutuhan air pada pekerja," kata Anung Sugihantoro, Mkes, sebagai Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, dalam acara yang sama.

Iklim tropis di Indonesia diketahui menyebabkan risiko gangguan kesehatan pada pekerja menjadi lebih tinggi, salah satunya gangguan kesehatan akibat tekanan panas. (Monica Erisanti)

Sumber : KOMPAS.com 

mulut anjing jauh lebih santun daripada mulut politisi.

"CINA anjing ... " Begitulah teriak seorang anggota DPRD kepada Gubernur DKI dalam proses mediasi di Kemendagri. Berita di media sosial menengarai teriakan itu datang dari mulut Haji Tubagus Arif, S. Ag. (Sarjana Agama, Sodara-sodara!), anggota DPRD DKI dari Partai Keadilan Sejahtera.



Ucapan, 'Cina, Lu' sendiri sering dipakai untuk menghina etnik Cina di Indonesia. Pengertiannya tidak sekedar kulit kuning dan mata sipit tetapi juga serakah (karena dianggap kaya dan kekayaannya diperoleh dengan cara tidak adil) dan kafir.

Sementara 'Anjing, Lu' adalah makian yang sangat kasar.
Dengan menggandakan hinaan ini, politisi ini seakan menyatakan keyakinan moralnya. Orang seperti Ahok tidak sederajat dengan dirinya karena (1) dia Cina; (2) dia sederajat anjing.

Sikap dan keyakinan seperti ini bukan sesuatu yang aneh di negeri ini. Orang menjadi makin eksklusif. Mereka tidak saja menolak apa saja yang dianggap bukan bagian dari identitasnya. Mereka juga merasa berhak untuk melontarkan hinaan sekeji-kejinya.

Ironisnya, bangunan argumen yang dipakai oleh DPRD DKI untuk menentang Ahok adalah bahwa dia tidak tahu etika dan tidak tahu sopan santun. Tapi kita lihat sendiri, apakah tingkahlaku anggota DPRD ini beretiket dan santun?

Sisi yang baik adalah bahwa Ahok kabarnya menyerap hinaan itu dengan mengatakan, "Daging anjing itu enak ..." Tapi kita tahu dimaki 'Anjing" itu tidak enak. Begitu juga untuk etnik Cina yang dihina kecinaannya. jauh lebih santun daripada mulut politisi ini.
Dan sesungguhnya mulut anjing jauh lebih santun daripada mulut politisi ini.

Friday, 13 March 2015

Hewan Penyembuh dengan Berbagai Alasan.


Katanya sih: Beberapa hewan banyak dijadikan hewan peliharaan dengan berbagai alasan, tapi ternyata beberapa hewan juga dapat membantu mendeteksi, mencegah, bahkan menyembuhkan penyakit. Berikut 5  hewan penyembuh penyakit tersebut :

Hewan Penyembuh dengan Berbagai Alasan Sebagai Berikut:

1. Anjing
Anjing merupakan hewan yang mengandalkan indera penciuman dalam mendeteksi segala sesuatu. Dengan penciuman yang demikian tajam, anjing mampu membedakan sesuatu berbahaya atau tidak bagi dirinya.

Dalam sebuah studi di Jepang, Anjing diberikan sampel napas dan tinja untuk diendus, dan ternyata mereka mampu mengidentifikasi adanya kanker usus yang berasal dari pasien. Para ilmuwan percaya bahwa bau tumor bisa terdeteksi oleh indera penciuman anjing.

Dr Hideto Sonoda mengatakan bahwa sekarang dibutuhkan penelitian untuk mengembangkan sebuah 'hidung anjing elektronik' sebagai pendeteksi kanker. "Senyawa kimia dari bau tidak jelas. Hanya anjing yang tahu jawabannya."

 2. Kelinci
Pada tahun 1960-an, dua ilmuwan Inggris menemukan virus yang memicu penyakit pada kelinci. Penelitian kemudian dikembangkan dan akhirnya setelah 70 tahun penelitian, mereka dapat menghasilkan vaksin kanker serviks dari kelinci. Vaksin tersebut sudah dipublikasi sejak tahun 2006.
Penyakit kanker serviks membunuh hampir 1.000 perempuan dalam setahun di Inggris. Pemerintah Inggris pun sekarang menawarkan vaksin tersebut kepada perempuan berusia 12 sampai 13 tahun.

3. Kucing
Prof Adnan Qureshi, dari Minnesota University mengatakan bahwa ia sangat terkejut oleh efek kepemilikian kucing. "Penjelasan logisnya adalah bahwa mereka yang memiliki kucing ini akan menurun kadar stress dan kegelisahannya, sehingga dapat mengurangi resiko penyakit jantung."
Ia percaya bahwa dengan mengelus kucing akan dapat menurunkan kadar hormon stress dalam darah. Penurunan stress terbukti mampu membantu melindungi diri dari sakit janting dan menurunkan tekanan darah dan mengurangi kecepatan detak jantung. Prof Adnan menambahkan bahwa tipe orang yang memiliki kucing biasanya lumayan bebas stress dan memiliki ecenderungan sakit jantung yang rendah. Penelitian juga menunjukkan bahwa pemilik kucing juga memiliki kecenderungan untuk tidak terkena stroke.

4. Ular
peneliti yang bernama Sir John Vane, menemukan ternyata racun ular bekerja dengan menurukan tekanan darah korban dengan sangat cepat dan drastis sehingga korban mati karena hipotensi (tekanan darah rendah), dengan demikian bisa cepat disantap. Nah, beliau ini dapat Nobel Prize untuk temuan besarnnya ini dengan menerapkan prinsip bisa ular untuk penemuan obat baru.
Dari sinilah, bisa ular dibuat versi sintetiknya dengan molecular modelling sehingga ahirnya bisa berkhasiat buat nurunin tekanan darah pada manusia pada dosis tertentu dan tetap berkhasiat jika ditelan dalam bentuk tablet. Obat yang merupakan turunan dari bisa ular sintetik ini, bisa ditemukan di pasaran, yaitu seperti captopril, enalapril, perindopril dan lisinopril.

5. Ikan
Sekarang ini para ahli menekankan pentingnya mengonsumsi ikan laut agar otak kita selalu optimal dan sehat sekaligus mencegah serangan demensia (pikun).
Fungsi kognitif yang dapat dipengaruhi oleh makanan kaya DHA yaitu memori. Memori ini yang sehari-hari digunakan untuk bekerja, menyetir, belanja, belajar, olahraga, dan lain-lain.
"Temuan ini membuktikan peran penting omega-3 bagi fungsi otak selama siklus hidup," kata Prof Stonehouse. Para ahli bahkan menyarankan agar sekurangnya kita mengonsumsi sekurangnya 2 porsi ikan seminggu termasuk minyak ikan agar otak makin tokcer.

Sumber : berbagai sumber, old.uniknya.com, September 2012